Tuesday, November 25, 2025
10 Jasad Ditemukan, 6 Dikumpulkan di Puskesmas Batangtoru
Kesultanan Negeri Langkat Anugerahkan Gelar Adat dan Kehormatan di Balairung Sri Aru MABMI
STAI Al-Hikmah Medan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2025
Sunday, November 23, 2025
FKMON Peringati Hari Guru Nasional : Tekankan Peran Guru, Keterbukaan Informasi, dan Kebebasan Pers
Friday, November 21, 2025
DPP GNI: Negara Harus Melakukan Pembaruan Menyeluruh — Transparansi, Pembangunan Merata, dan Reformasi Pertanian Tidak Bisa Ditunda
Thursday, November 20, 2025
Ketum DPP GNI: Satgas Inti Akan Dibentuk di Seluruh Provinsi dan Daerah
Ketum DPP GNI: Satgas Inti Akan Dibentuk di Seluruh Provinsi dan Daerah
Medan– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Generasi Negarawan Indonesia (DPP GNI), Rules Gaja, S.Kom, menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera membentuk Satgas Inti GNI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Pembentukan struktur baru ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program DPP GNI dalam skala nasional.
Menurut Ketum GNI, Satgas Inti akan berfungsi sebagai garda terdepan organisasi dalam menjalankan program-program prioritas, mulai dari penguatan kepemudaan, pendidikan karakter kebangsaan, hingga pengawasan kebijakan publik yang berkaitan dengan keterbukaan informasi serta tata kelola pemerintahan.
“Satgas Inti akan menjadi motor penggerak di lapangan. Dengan adanya struktur ini, program-program DPP GNI dapat lebih cepat tersampaikan dan terealisasi hingga ke daerah,” tegas Rules Gaja, S.Kom.
Ia juga menambahkan bahwa pembentukan Satgas Inti merupakan mandat organisasi untuk memperluas jaringan serta memperkuat fungsi sosial–kontrol masyarakat, sejalan dengan amanat UU Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) dan berbagai regulasi terkait partisipasi publik.
Percepatan Program Nasional GNI
Langkah percepatan ini dipandang penting mengingat sejumlah program besar DPP GNI sedang dalam tahap finalisasi, antara lain:
-
Program kaderisasi nasional berbasis kepemimpinan modern
-
Pendidikan politik kebangsaan bagi generasi muda
-
Penguatan peran pemuda dalam isu sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah
-
Advokasi publik terkait hak atas informasi dan transparansi kebijakan
Dengan hadirnya Satgas Inti di daerah, DPP GNI optimis implementasi program dapat berjalan seragam, terarah, dan menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
Komitmen Memperluas Gerakan Nasional
“GNI hadir bukan hanya sebagai organisasi pemuda, tetapi sebagai gerakan nasional untuk melahirkan generasi negarawan. Dengan Satgas Inti, kita siap bekerja lebih cepat, lebih luas, dan lebih berdampak,” lanjut Ketum DPP GNI.
DPP GNI saat ini tengah mempersiapkan pedoman teknis, struktur operasional, serta mekanisme rekruitmen Satgas Inti yang akan segera diumumkan secara resmi.
(Humas)
Tuesday, November 18, 2025
Pemasangan Plank Penetapan Lokasi Program Ketahanan PanganDesa Paya Mabar, Kabupaten Serdang Bedagai
Sunday, November 16, 2025
Rapat Pleno Pemilihan Rektor USU 2026-2031 di Gedung Kementrian IMIPAS RI,ini Jawaban Menteri IMIPAS RI Jendral Pol (Purn) Agus Andrianto
Satlantas Polrestabes Medan Gelar Operasi “Zebra Toba 2025” Mulai 17 Hingga 30 November
Satlantas Polrestabes Medan Gelar Operasi “Zebra Toba 2025” Mulai 17 Hingga 30 November
Medan, Sumatera Utara — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan secara resmi akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ops Zebra Toba 2025, yang dijadwalkan berlangsung 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini mengedepankan peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Medan.
Operasi Zebra Toba menjadi agenda rutin tahunan kepolisian dengan fokus utama pada penegakan hukum lalu lintas secara humanis serta pembinaan keselamatan berkendara. Dalam poster resmi yang dirilis, jajaran personel Satlantas Polrestabes Medan menyatakan kesiapan penuh dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan ketertiban lalu lintas selama operasi berlangsung.
Adapun sasaran prioritas Operasi Zebra Toba 2025 meliputi:
Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk keselamatan.
Pengemudi di bawah umur serta tidak memiliki SIM.
Pengendara melawan arus dan berkendara ugal-ugalan.
Pelanggaran batas kecepatan, berkendara dalam keadaan mabuk, dan menggunakan ponsel saat mengemudi.
Kendaraan dengan knalpot bising, tidak sesuai spesifikasi teknis, serta pelanggaran lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Melalui operasi ini, Satlantas Polrestabes Medan mengimbau masyarakat agar:
Tertib berlalu lintas demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Lengkapi dokumen kendaraan serta SIM saat berkendara.
Mengutamakan etika dan keselamatan di jalan raya.
Operasi Zebra Toba 2025 diharapkan mampu menekan angka fatalitas kecelakaan dan meningkatkan budaya disiplin masyarakat dalam berkendara sehingga tercipta lalu lintas yang aman, lancar dan kondusif di Kota Medan dan sekitarnya.
(TIM)






